Postingan-postingan yang berhubungan dengan hidupku. Blog pribadi, dan mudah-mudahan postingannya dapat membantu orang lain. v(^_~)
Selasa, 18 Agustus 2015
Kamis, 13 Agustus 2015
Senin, 10 Agustus 2015
Minggu, 09 Agustus 2015
Rabu, 05 Agustus 2015
[Lirik & Terjemahan] Tokyo Summer Session by UtaitexVocaloid_GUMIxflower
Roomaji :
F : “Yaa konnichiwa”
M : “Konnichiwa”
M : “Nee choushi dou?”M : “Konnichiwa”
F : “Futsuu kana”
F : “Hanabi taikai ga raishuu arun datte ne”
M : “Aa yuuu hito ga ooi no ore wa nigate nandayo na”F : “Aa~a sore ja dare ka hoka wo atatte mikka” (okoru)
M : “Yappa tanoshisou da na kekkou ikitai kamo” (ase)
F : “Nodo kawaita na”
M : “Kore nomeba?”F : “Korette iwayuru kansetsu KISSU?”
M : “…ishiki shita?”
F : “…ishiki shita”
Nodo wa kawaita manma
Matteru hidarite ni honno sukoshi furete miru
Tsunagitai tsunagitai dakedo POKETTO ni kakuretaHonto wa kizuiteru honno sukoshi de todoku kyori
Tsunagitai tsunagitai honne senaka ni kakusu no
M : “Nani okotten no? Ki ni sawaru koto shimashitakke?”
F : “HINTO: Nanka kyou wa chigau ki ga shimasen ka?”M : “Wakatta! Kinishinai de ii yo futotta koto”
F : “Naguru yo? Juugo SENCHI kitta kami ni kizuke”
M : “Onakatsuita na”
F : “Kore tabete”M : “Korette iwayuru tezukuri KUKKII?”
M : “…natsu na no ni?”
F : “Natsu na no ni” (HAATO)
Nodo ga kawakimasu ne
Honto wa kizuiteru honno sukoshi de todoku kyori
Tsunagitai tsunagitai tsukamu sodeguchi hiitemiru
M : "Kirei da ne"
F : "Kirei da ne"M : "Kirei da yo"
F : "Kirei da yo"
Tooku kara miteta dake no hanabi ga ima me no mae ni
Toki wo tome kaeritakunai yo ne kyou wa
F : “…suki ka mo ne”
M : “…suki ka mo ne”
Matteru hidarite ni honno sukoshi furete miru
Tsunagitai tsunagitai kimi wo damatte ubau yoHonto wa kizuiteru honno sukoshi de todoku kyori
Tsunagitai tsunagitai gyutto nigiri kaesu yo
Terjemahan :
P : “Hei, selamat sore”
L : “Selamat sore”
P : "Bagaimana keadaanmu?”
L : "Biasa saja, mungkin”
P : “Ada festival kembang api minggu depan”
L : “Aku tidak suka pergi ke event yang ramai seperti itu”
P : “Oke, mungkin aku akan mencari seseorang untuk pergi ke
sana bersamaku (marah)”
L : “Lagi, sepertinya menyenangkan, jadi aku masih mau pergi
(sweatdrop)”
P : “Aku haus”
L : “Mau minum ini?”
P : “Bukannya nanti jadi ciuman tidak langsung?”
L : “…apa itu mengganggumu?”
P : “…itu menggangguku”
Tenggorokan tetap kering
Aku berusaha menyentuh tangan kirimu sebentar saja
Aku ingin menggenggamnya, tapi kau menyembunyikannya ke
dalam saku
Sebenarnya kamu sadar, kita sudah semakin dekat
Aku ingin menggenggam tanganmu, tapi kau menyembunyikan
tujuanmu itu dengan memalingkan wajah
L : “Apa yang membuatmu marah? Apa aku melakukan kesalahan?”
P : “Hint: Apa kau sadar kalau ada yang beda dariku hari
ini?”
L : “Aku tahu! Aku tidak masalah kalau yang dimaksud soal berat
badanmu”
P : “Mau kupukul!? Sadarlah kalau aku memotong rambutku
sampai 15 cm”
L : “Aku lapar”
P : “Makanlah ini”
L : “Bukannya ini kue rumahan?”
L : “…walaupun ini musim panas?”
P : “Walaupun ini musim panas (heart)”
Mengeringkan tenggorokanmu
Sebenarnya kamu sadar kalau kita semakin dekat
Aku ingin menggenggam tanganmu, aku coba untuk menarik
lengan (baju)mu
L : “Cantiknya...”
P : “Cantiknya…”
L : “(Kamu) cantik...”
P : (Nggak peka) “Cantik…”
Jarak kembang api ada di depan mata
Aku berharap waktu akan terhenti dan aku tidak harus pulang
hari ini
P : “…suka mungkin”
L : “…suka mungkin”
Aku coba menyentuh tangan kirimu sebentar saja
Aku ingin menggenggam tanganmu, aku akan mencuri (kesempatan
itu) diam-diam
Sebenarnya kamu sadar, kita sudah semakin dekat
Aku ingin menggenggam tanganmu, Aku akan menggenggam balik
sekuat mungkin
Note :
F/P : Perempuan
M/L : Laki-laki
Review :
YEEEEEY!! >_<
Ini lagu favoritku untuk sekaraaaang!!
Yang buat video clip nya itu HoneyWorks, dan aku suka gambarnya!! Jepang banget deh, soalnya yang dipakai untuk video itu cuma gambar. Ini sebenarnya ada hubungannya sama beberapa video mereka. :)
Ceritanya tentang ketiga pasang manusia yang sebenarnya saling suka, tapi belum berani ngungkapin. Langkah awal yaaa pergi bareng ke festival musim panas (Hanabi Matsuri). :3
Pasangan yang paling disorot sih, Mochizuki Souta (Mochita) dan Hayasaka Akari. Ini nih mereka~
Ihihihi, perhatikan tangan yang ada di samping Akari. Itu tangan Mochita!! >_< Cari-cari kesempatan emang di festival ini. :3 Si Akari antara peka gak peka sih tingkahnya, jadi gregetan!! *Sama kayak yang buat blog ini :v
Ini nih beberapa snapshoot Mochita berusaha PDKT ke Akari. :3
![]() |
| Mochita kasih minuman kaleng ke Akari, Akari sadar kalau nanti jadi indirect kiss :3 (Coba cek liriknya) |
![]() |
| Sekali lagi, lihat tangan Mochita yang mau genggam Akari, tapi gak sampai :v |
![]() |
| Ini inisiatif Akari untuk kasih kue rumahan buatan dia ke Mochita :3 Ciekan~ |
![]() |
| SS mendekati ending, Mochita berhasil nyentuh tangan Akari!! >_< BANZAI!! |
![]() |
| :3 Suka ekspresinya Mochita, dia ngeliatin tangannya lho~ |
![]() |
| Di sini Akari keliatan sadar (peka) sama tujuan Mochita :3 |
![]() | |
| Nah!! Mereka saling genggam sekarang, Akari udah kasih lampu hijau buat Mochita!! >_< |
Lucu deh kalau kalian lihat semua video tentang mereka ini (MochitaxAkari)!! Selain itu juga ada err, semacam kokuhaku gitu dari Mochita, tapi sayangnya (lagi) Akari antara peka gak peka. :v Duh, sabar banget deh Mochita!!
![]() |
| Yang dimaksud itu, cantiknya Akari, bukan kembang apinya :v |
![]() |
| Si Akari salah ngartiin karena gak liat ekspresi Mochita yang terus mandangin dia :v |
NAH!! INI SS YANG WAAAW BANGET DARI AKARI!! >_< Tapi Mochita gak sadar sama tatapan Akari yang bilang, "Mungkin aku suka kamu". :v Mochita sepertinya mulai lelah, makanya gak sadar.
![]() |
| JELAS!! AKARI KOKUHAKU KE MOCHITA!! :v |
![]() | |
| Mochita mulai lelah, makanya nyahut begitu :v |
Lanjut ke pasangan favoritku!! :3 ada Setoguchi Yuu dan Enomoto Natsuki!! >_< Dari awal lihat video clip mereka, aku langsung tertarik sama Yuu, lho. :v Jadi keinget sama seseorang soalnya, dan WAW!! Darah mereka sama ternyata, wk! :v *Hush! Banyak yang suka sama dia, tapi sayangnya Yuu gak tertarik. Salahkan Natsuki yang selalu lengket sama dia. :v Natsuki darahnya sama sepertiku, lho. :3 Kurang lebih mirip, tapi tingginya beda. -,- Ini nih, mereka!! Douzo~
Awalnya Yuu malas untuk ke festival. Tapi pas Natsuki bilang mau ngajak yang lain aja, dia malah mau ikut. :v Ketahuan banget, kalau Yuu gak rela Natsuki pergi sama yang lain. Jadilah mereka pergi bareng. :D Ini kayaknya mereka sebelum jadian ._.
Coba lihat snapshoot nya~ :3
![]() |
| Natsuki ngajak pergi Yuu :3 Berani banget, kan? |
![]() |
| Ini ekspresi Yuu yang niat mau nemenin Natsuki supaya Natsuki gak pergi sama yang lain :v |
![]() |
| Yuu ngungkit soal berat badan, wk! :v To the point banget!! |
![]() |
| Pfft, bedanya ini, tapi yaaa mana keliatan Natsuki kalau masih dikuncir begitu -,- |
Pasangan ini yang sebenarnya lebih greget, wk! Natsuki benar-benar berani, dia duluan lho yang nembak Yuu!! Ups! Spoiler, wk! :v
Selanjutnya ada pasangan yang malu-malu tapi mau, yaituuuuu Serizawa Haruki dan Aida Miou!! >_< Lihat Miou seperti sedang berkaca karena mirip banget sama aku!! :v Miou pemalu banget, anak satu-satunya lagi. Hmm, kadang aku mikir, sepertinya darahku memang bukan O, tapi A. -,- Terus si Haruki ini darahnya A dan berzodiak Aries!! :3 Err, jadi ingat seseorang... *Hush!
Tapi serius deh, Miou kelihatan lebih agresif daripada Haruki!! Miou yang narik lengan panjang yukata-nya Haruki. Haruki juga keliatan mau pegangan tangan sama Miou tapi malu. >_< DUH! Lucu deh! Nih, SS nya!! :3
![]() |
| Mereka ketemuan di bawah kuil :3 |
![]() |
| Haruki kikuk, jadi nanya, "Bagaimana kabarmu?" seperti di liriknya >_< |
![]() |
| "Seperti biasanya, mungkin," jawab Miou. Keliatan kikuk juga, tuh! :v |
![]() |
| Muka kikuk mereka lucu! :v |
![]() |
| Haruki keliatan malu-malu tapi mau, jadi tangannya dimasukin ke kantong :v |
![]() |
| Nah! Miou yang agresif! :v Haruki kaget banget tuh! :v |
Sudah~ Aku belum lihat video mereka dari awal sampai akhir, jadi masih yaaa~ berawan lah soal infonya. :) Tapi katanya sih, bad ending, Haruki pindah, Miou berusaha kuat pas di bandara. ._. Nanti deh, aku cariin infonya. :D
TERUUUUUS!! Ternyata mereka nonton kembang api berdekatan lho~ Ini SS nya~ :3
![]() |
| Keliatan kan? :v |
![]() |
| Sepertinya tangan Miou masih anteng di lengan Haruki :v Cieee~ |
![]() |
| Yuu sama Natsuki nyalain kembang api juga tuh, kayaknya :3 |
![]() | ||
| Si couple utama liatnya di jembatan~ :3 |
YOSH!! :3 Review-nya kebanyakan nih! :v Kucukupin sampai sini, ya! Kapan-kapan entah kapan(?), aku buat artikel mereka deh! :3 Sekalian kesan-kesannya dariku, alias curcolanku. Wk! :v
OKE~ CHAU!! :*
Jumat, 31 Juli 2015
[Gundam SEED/Destiny] Don't Take!! 01
Gundam
SEED/DESTINY © Masatsugu Iwase, Yoshiyuki Tomino, Hajime Yatate @SUNRISE
Rin Shouta
Present
.
Don't Take!!
Rate : T semi
M
Genre :
Friendship, Romance, Slice of Life, Drama, School Life
Pairing : XXCagalliAthrunXX
slight LacusKira
Warning : AU, OOC, Typos, GaJe, dsb. Cover not Mine! But OFFICIAL!!
.
Summary : No Comment. Don't Like, Don't Read!
.
.
.
~ CHAPTER 01 : New Student ~
Rabu, 08 Juli 2015
Sabtu, 20 Juni 2015
Seharusnya...
Aku menarik
napas dalam-dalam lalu membuangnya secara perlahan lewat mulutku yang terbuka
sedikit. Aku... memang sudah menduga ini semua akan terjadi, tapi aku tak
pernah benar-benar mengharapkannya terjadi. Sungguh.
"Aku...
nggak bisa jawab 'iya' kalau Rin masih suka sama dia."
"..."
Biarkan aku bernapas, Je.
"Kalau
Rin nggak bisa melepasnya, aku nggak bisa jawab 'iya'."
"Jangan
jadikan aku sebagai penghambat kalian. Toh, aku bukan siapa-siapanya, Je."
Ya, aku tahu kalau ini akan jadi
cinta yang bertepuk sebelah tangan.
"Tapi
Rin suka dia dan Rin temanku."
Ugh,
sekarang aku bingung harus berekspresi apa. Aku berusaha untuk tersenyum
semampuku.
"Nggak
apa-apa. Gigip sukanya sama Jean, bahkan sampai minta ta'aruf-an begitu.
Ahahaha."
Dan
entah bagaimana wajahku sekarang yang memaksakan diri untuk tertawa seperti
orang bodoh.
"Riniii..."
Jean
memelukku dan aku harus mati-matian menahan tangisku. "Sudah ah, malah
nangis nanti kalau dipeluk begini," kataku dengan nada bercanda.
Aku
menghembuskan napas berat.
"Je,
sebenarnya ini sudah kedua kalinya terjadi. Maksudku, dulu waktu SMP, aku
pernah menyukai seseorang. Tapi dia jadian dengan temanku dan karena itu, aku
lost contact dengannya. Bisa dibilang ini adalah kesempatan keduaku. Aku nggak
mau kehilangan temanku, terutama Jean. Aku sudah mengatakannya 'kan lewat
surat?"
Jean
tidak menjawab, hanya mengeratkan pelukannya. Tiara ikut memelukku. Semua
laki-laki memperhatikan kami. Aku hanya tertawa sambil mengedipkan mata
beberapa kali. Berharap air mataku tak terlihat.
Banyak
pertanyaan yang ingin kutanyakan saat kilasan memori tentang aku dan dia muncul
di benakku.
Haaah...
Bodoh sekali...
Aku...
spesial di matanya?
Tidak, itu hanya pemikiranku yang
penuh harap tentangnya.
Perhatiannya
waktu kelas 11 dulu?
Dia memang baik pada orang lain.
Dia hanya membantu dan perhatian padaku sebagai teman. Sama seperti yang ia
lakukan pada yang lain.
Bagaimana
dengan kupon?
Waktu itu aku terlalu sibuk dengan
uang DAP, sampai aku tak sadar kalau ada pembagian kupon. Dia berbaik hati
mengambilnya untukku.
Lalu,
kenapa Jean nggak?
Kau bisa tanyakan itu pada orangnya
langsung.
Soal
gantungan?
Dia bilang hanya ingin
menyenangkanku. Mungkin dia tahu kalau aku berbohong nggak marah karena
ketemuannya ngaret. Atau mungkin juga sebagai hadiah aku menang lomba.
Nah,
soal ajakan bukbernya? Bukannya cuma kamu yang diajak dan kamu malah ngajak Kak
Prita dan Jean.
Karena aku nggak mau dikira
ke-GR-an kalau memang dia hanya mengajakku saja. Lalu akhirnya, hanya aku yang
pulang sendiri. Dia dengan Jean. Kak Prita dengan pacarnya. Saat itu aku
melihat bulan dan menangis. Tapi aku tidak menulisnya di suratku untuk dia. Aku
mengubah arah pembicaraan.
Dan
dari semua kejadian yang ada, kejadian itu yang membuatmu sadar, kan? Tapi kau
selalu saja menepisnya dan terus percaya kalau dia juga menyukaimu.
Iya, aku tahu.
Sekarang, aku merasa benar-benar
bodoh.
Dia menghindar waktu itu karena dia
nggak mau ada gosip yang aneh antara aku dan dia. Bukan cuma itu, dia juga
nggak mau menyakiti Jean. Ahahaha, aku sudah tahu kok. Kalian memang saling
suka sejak saat itu. Ah, tapi maaf kalau aku sok tahu.
Aku lihat statusmu, Je.
"Iya
da na~ nan cha tte!"
Kamu cemburu, kan?
Aku merasa kok, aku hanya nggak
berani bertanya.
Tenang, dia juga langsung jalan
duluan. Aku nggak jalan beriringan dengannya. Di sampingnya adalah tempat Jean.
Bohong kalau aku nggak sedih, aku menangis di jalan. Kalau di rumah, pasti Mama
akan bertanya dan aku nggak mau cerita soal itu ke Mama.
"Sepertinya,
aku tunggu angkot di sana saja," kataku.
"Yaudah,
aku tungguin," balas Jean.
Dia
ikut berhenti di belakang Jean.
"Nggak
perlu. Kalian duluan saja, sebentar lagi juga ada angkotnya," tolakku.
Maaf, rasanya aku nggak bisa
menahannya lagi.
"Oh,
yaudah."
Aku
berlari kecil menjauhi kalian yang sepertinya sudah berencana untuk pulang
bersama. Tangan kananku melambai sebentar ke arah mereka. Hanya Jean yang
membalas. Aku berjalan ke depan.
Dengan
pikiran kosong, aku kembali berbalik.
"Tunggu!"
teriakku sambil berlari menghampiri mereka lagi.
Mereka
berhenti melangkah.
Napasku
tersendat-sendat saat berdiri tepat di depan mereka. Sebenarnya aku nggak
yakin, tapi... ini yang terakhir kalinya sebagai tumpuanku untuk melangkah
maju. Aku menatap Jean sebentar.
"Ini...
Aku hanya akan mengatakannya sekali."
Aku
nggak mau melihat ekspresi mereka tapi aku memaksakan diri untuk menatap
mereka.
"Aku
suka Gigip."
"Aku
tahu, Jean sudah menceritakan semuanya. Aku... Ini yang terakhir. Aku juga
tahu, Gigip suka Jean, begitu juga Jean yang suka Gigip. Maaf, kalau perasaanku
membuat kalian terhambat. Sekali lagi, jangan jadikan aku sebagai penghambat
kalian, Je. Aku nggak ada hak untuk melarang kalian."
Aku
menghembuskan napas lagi.
"Oke,
lupakan perkataanku barusan. Anggap aku tak pernah membicarakan hal ini. Aku
juga akan melupakan perasaanku. Kuharap, kalian bahagia."
Aku
tersenyum lalu terkekeh pelan.
Saat
menengok ke samping kanan, ada angkot 19 lewat. Sontak aku menghampiri angkot
itu. "Jaa!" pamitku.
Setelahnya,
aku tak tahu apa yang terjadi pada mereka. Di angkot, aku berusaha menenangkan
diri dan menahan tangis. Sambil mendengarkan lagu, aku membuka akun media
sosialku. Lagu Whiteeeen yang berjudul Hanbunko membuatku mengedipkan mata
beberapa kali lalu menghapus air mata yang muncul di ujung kedua mataku.
Ada
nama Rino di daftar teman yang sedang online. Aku langsung mengajaknya chat.
'Rino, aku mau curhat.'
FIN
Note
:
Oke, kali ini
memang nggak jelas. Aku hanya ingin cerita apa yang kupikirkan belakangan ini.
Kalau aku berani mengatakannya di tanggal 2 Juni kemarin, mungkin ini yang akan
terjadi.
Sebelum itu, aku
minta maaf karena bawa-bawa nama Jean dan Gigip. Err, oke. Kalau kalian membaca
posting-an ini, please jangan diungkit. Kalian hanya 'cukup tahu' aja. Untuk
orang-orang yang mengenalku juga, jangan ungkit soal ini di RL.
Tak apa kalau
kalian menganggapku pecundang, naif, atau sebagainya.
Terserah.
Itu hak kalian
untuk berpendapat.
Beginilah aku.
Aku nggak bisa bilang langsung face to face. Aku mengatakannya secara tersirat
dan tersurat, bukan secara langsung. Aku menuangkan semua perasaanku lewat
tulisan, entah lewat surat sampai membuat posting seperti ini.
Aku juga nggak
ada maksud untuk menjelek-jelekkan nama orang lain. Terutama orang-orang yang
sudah kusebutkan namanya di atas. Ini asli hanya pendapatku. Keinginanku.
Pemikiranku. Imajinasi yang bercampur dengan keinginanku.
Dan aku nggak
akan bilang kalau aku akan melupakannya.
Aku hanya ingin
melupakan perasaanku.
Toh, nggak bisa
juga lupa sama orangnya kalau sering ketemu. Aku juga sudah bertekad untuk
menjadi Rin yang biasanya. Jadi Rin yang gila akan ikemen, chara cute, berisik,
asal nyeplos. Tentunya jadi Rin yang bisa diandalkan. Aku harap begitu.
Terima kasih
juga buat Rino!
Ahahaha, maaf ya
sering curhat, cerewet, dsb. Makasih atas support dan bahan candaannya.
Makasih karena
sering ngatain baper. Padahal bapernya tergantung sikon...
Sama kayak ke
Jean, Galih, anggota INORI dan ATEENA, aku nggak bisa marah ke Rino. Toh, emang
dasarnya itu orang suka bercanda, nggak perlu sampe hati.
Maaf juga buat
Galih. Aku nggak tahu Galih udah tau apa belum. Tapi aku bingung mau cerita
atau nggak. Sorry, Galih.
Oke, nambah nama
lagi kan...
Haaah... Rasanya
lega kalau bisa cerita begini. Walau nggak ada feedback, tapi tetap lega
rasanya.
Thanks!
Aku nggak mau
kehilangan kalian semua! Love you, all!
Aku harap, saat
ketemu yang lain, nggak akan begini lagi. Wk!
CHAU!!
Langganan:
Postingan (Atom)



































